Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta

Share

Museum Dirgantara Mandala : Sejarah Perjuangan TNI AU

Sejarah berdirinya TNI AU tidak dapat dilepaskan dari Jogja. Museum Dirgantara Mandala menyimpan seluk beluk cerita sejarah berdiri dan perjuangan AURI dalam ruang pamer yang berada di Kompleks TNI AU. Museum ini hampir seperti hanggar pesawat zaman perang, karena menyimpan beberapa prototype pesawat yang digunakan pada era kemerdekaan.

Museum Dirgantara Mandala

Hanggar Pesawat. Foto ig @Museumdirgantara

Jogja dapat dikatakan memiliki obyek wisata yang sangat komplit, mulai dari wisata adventure, belanja, kuliner, hingga wisata pendidikan, dan salah satunya adalah Museum dirgantara mandala ini. Tak melulu sekedar jalan-jalan, Berkunjung ke museum sangat bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu, apalagi bila kamu memang bercita-cita menjadi penerbang atau mempunyai minat dalam dunia kedirgantaraan.

Sebelum ditempatkan di Yogyakarta atau tepatnya di kompleks Bandara Adi Sucipto Maguwo, museum ini sebelumnya berlokasi di Jakarta. Alasan pemindahan ini karena Jogja merupakan tempat kelahiran TNI Angkatan Udara. Bahkan jika kamu sempat dengar, Pernah ada pesawat yang diangkut truk trailer melalui jalan darat menuju ke Jogja. Pesawat tersebut merupakan jenis Hercules yang akan dipamerkan di Museum. Kemudian hal tersebut menjadi viral.

Museum Dirgantara Mandala

Hercules Naik Truk. (antarafoto.com)

Museum Dirgantara Mandala : Intra Museum

Di sini kamu bisa melihat secara langsung koleksi dari dunia kedirgantaraan serta aviasi militer milik TNI AU. Kalau pergi secara kolektif, kelompokmu akan ditemani pemandu yang akan membantu memberi penjelasan detail untuk tiap-tiap koleksi museum. Ada 6 bagian dalam museum ini, yaitu Ruang utama, Kronologi 1, Kronologi 2, Paskhas, Diorama, dan Alutsista. Seluruh bagian ini telah dirancang sebaik mungkin agar pengunjung mengetahui sejarah perkembangan penerbangan di tanah air.

Koleksi yang banyak difavoritkan adalah pameran berbagai tipe pesawat terbang, mulai dari pesawat tempur hingga pesawat untuk transportasi. Semua pesawat yang dipajang di sini punya sejarah masing-masing lho, salah satunya adalah pesawat WEL-RI-X yang dirakit pertama kali oleh anak bangsa di tahun 1948.

Museum Dirgantara Mandala

Pesawat Pertama buatan RI [RI-X WEL]. Foto ig @Museumdirgantara

Ada pula dokumentasi para pejuang bagian dari TNI AU, yaitu Agustinus Adi Sutjipto, Abdul Halim Perdanakusuma, Iswahyudi, dan Prof. Dr. Abdulrachman Saleh. Semua nama yang disebut diatas sudah menjadi nama-nama Bandara di beberapa daerah di Indonesia.

Kamu juga bisa menyaksikan diorama sesuai kronologinya, seperti diorama Satelit Palapa atau melihat dari dekat bentuk parasut, radar, bom, roket, senjata api, serta mesin pesawat. Melihat hal tersebut bukan berarti merangsangmu untuk bisa membuat bom atau menggunakan senjata api, melainkan untuk menambah wawasan.

Aktivitas wisata di Museum Dirgantara Mandala

Kalau ingin punya pengalaman liburan yang mengesankan kamu bisa mencoba menerbangkan pesawat dengan mesin simulator yang dirakit dari pesawat Mustang P-51. Atau kalau mau foto-foto, kamu juga bisa menyewa kostum penerbang dan berfoto di dalam kokpit pesawat. Biayanya murah banget kok, cukup 20 ribu saja per orang.

Museum Dirgantara Mandala

Kokpit P-51. Foto ig @Museumdirgantara

Selain itu banyak pesawat dengan type fighter yang bisa kamu ajak selfie. Kamu tak akan menemukan pesawat yang biasa kamu naiki saat ini. Disamping pesawat juga ada helikopter. Bagi yang senang dengan dunia aviasi, berada di Museum ini seperti layaknya ayam menemukan lumbung padi.

Museum Dirgantara Mandala

Helikopter SM-1. Foto ig @Museumdirgantara

Akses ke Museum Dirgantara Mandala

Dan untuk mencapai Museum Dingantara Mandala, Kamu bisa menggunakan berbagai jenis alat tranportasi pribadi baik berupa sepeda, motor atau mobil. Transportasi umum juga tersedia untuk kesini, kamu bisa naik transjogja dan turun di halte terdekat.

Ada satu catatan penting andaikata kamu ingin kesana baik menggunakan motor / mobil pribadi atau menggunakan bus. Karena letaknya Museum Dirgantara ini di Ringroad dan berdekatan dengan fly over, maka rute terbaik nya adalah:

  1. Jika kamu dari arah selatan adalah masuk melalui jalur lambat, jangan naik fly over. Lalu kemudian berputar dibawah fly over, sebelum rel kereta.
  2. Sementara jika kamu berasal dari arah utara, Jika turun dari fly over maka kamu harus memperlambat kecepatan dan pelan-pelan belok kekiri setelah flyover.

Dari pada kamu pusing suka keliru puter balik, mendingan kamu pakai layanan paket city tour aja. Tour wisata pendidikan di Jogja ini akan membuatmu mengerti betapa nama-nama bandara yang dibuat, berasal dari perjuangan melawan penjajah.  Selamat liburan!

Informasi pendukung di Museum Dirgantara Mandala

Jenis Lokasi Museum
Wahana Diorama, Hanggar, Simulasi
Fasilitas Toilet, Mushola, Parkir, Pasar Kerajinan,
Penginapan Homestay, Hotel
Tarif Masuk 5-10K
Tarif Foto Kokpit 20-25k
Area Parkir Luas
Tarif Parkir 5-25K/mobil, 25-50k/bus
Jam buka 08.30-15.00
Jarak Tempuh +/- 20 menit
Buat Balita Fair

Peta Lokasi  :



[Total: 1    Average: 5/5]

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *