Agrowisata Kebun Buah Mangunan Jogja

Share
Kebun Buah Mangunan
Menikmati Suasana Diatas Awan di Kebun Buah Mangunan. Foto Ig : @genpi_id

Agrowisata Kebun Buah Mangunan

Sebuah destinasi wisata yang sedang hits di Yogyakarta saat ini yaitu Kebun Buah Mangunan. Udaranya yang sejuk dan pemandangan yang sangat indah tepat sebagai tempat relaksasi. Banyak wisatawan datang kesini selain untuk menikmati pemandangan pegunungan sewu yang membentang dari Jogja hingga ke Pacitan, adalah untuk berwisata agro. Karena Kebun Buah Mangunan memiliki ragam tanaman dan tumbuhan sehingga cocok untuk ekowisata / agrowisata.

Apa bener di sinilah tempatnya mencari kabut di Mangunan?

Banyak orang juga mencari momen ketika kabut datang. Tentu tidak setiap saat kabut datang atau bisa ditunggu, namun biasanya kabut datang pada saat musim penghujan. Saat kabut datang, kamu akan merasakan nuansa berada di Negeri atas awan. Gumpalan kabut melintas di atas perbukitan itulah yang banyak dicari wisatawan untuk dijadikan background foto baik selfie maupun welfie.

View-nya bagus nggak sih Kebun Buah Mangunan itu?

Berada di ketinggian 150-200 meter, Kebun buah seluas 23 hektar tersebut tidak pernah sepi pengunjung. Dari gardu pandang, wisatawan dapat menikmati Curamnya kelokan Sungai Oya, View Pantai di sebelah selatan, Pepohonan hijau dengan kontur pegunungan, serta pemukiman warga di wilayah Bantul. Saat kamu berjalan kaki menuju puncaknya, kamu akan melihat di areal bumi perkemahan, outbound field, greenhouse, kolam pancing, serta koleksi pohon buah-buahan yang tidak boleh dipetik buahnya. Aneh, katanya agrowisata? Ada beberapa tumbuhan memang tidak diperbolehkan untuk dipetik karena kelangkaannya dan juga kamu gak boleh memetik buah dari pohon yang tidak berbuah. Adil kan?
Kebun Buah Mangunan
Suasana Kebun Buah Mangunan. Foto Ig : @ffauzi689

Ada buah apa saja di Kebun Buah Mangunan?

Kebun Buah Mangunan telah dikembangkan sejak tahun 2003. Di sini Anda dapat mempelajari berbagai jenis tumbuhan, mulai dari pohon Jati, Pinus dan Magium. Agrowisata Kebun Buah Mangunan memiliki berbagai macam koleksi tanaman buah-buahan, diantaranya Durian, Mangga, Jeruk, Jambu, Mangga, Salak, Rambutan, Sawo,Kelengkeng dan Matoa. Di sini kamu bisa menikmati aneka buah-buahan yang bisa langsung kamu nikmati. Untuk bisa menikmati buah langsung dari pohonnya, kamu harus membayar sesuai dengan harga yang ditentukan. Soalnya kalo semua orang metik buah enggak bayar, besoknya gak ada buah-buahan lagi disitu.

Selain buah-buahan, para pelancong dapat melihat beberapa koleksi satwa liar, seperti rusa dan monyet. Pengunjung tidak diperkenankan meminta membawa pulang satwa monyet. Kami tidak tahu alasannya.

Kebun Buah Mangunan
Suasana Sejuk Kebun Buah Mangunan. Foto Ig : @cakanang16

Jauh nggak sih Agrowisata Kebun Buah Mangunan Dari Jogja?

Lokasinya di Mangunan, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta.  Tidak jauh dari sini terdapat sejumlah tempat lain yang patut dikunjungi, seperti Bukit Panguk, Seribu Batu Songgo Langit, Puncak Becici dan banyak lagi. Mangunan memang memiliki pesona wisata tersendiri di lubuk hati mu dan hati kami.

Untuk mencapai destinasi wisata Kebun Buah Mangunan ini, kamu bisa menggunakan alat tranportasi pribadi baik berupa sepeda,  motor atau mobil, karena tidak ada transportasi umum menuju kesana. Jika kamu malas gowes karena takut rem-nya putus atau gir-nya copot di tengah jalan, kamu bisa cari rental mobil di jogja yang mau mengantarmu hingga pulang kembali ke penginapan. Tour wisata di daerah selatan Yogyakarta, terutama di Mangunan ini akan membuatmu sehat setelah makan buah.

Informasi pendukung di Kebun Buah Mangunan Jogja

Jenis LokasiPerbukitan
WahanaHiking, Gardu Pandang, Kebun Buah
FasilitasToilet, Mushola, Parkir, Warung Makan
PenginapanHomestay
Tarif Masuk5-10K
Tarif Buah-buahanVariatif
Area ParkirLuas
Tarif Parkir5-10K/mobil.
Jam buka06.00-17.00
Jarak Tempuh+/- 2 jam
Buat BalitaFair

Peta Lokasi :

Berikan Penilaian untuk artikel ini!

Klik pada bintang untuk menilai!

Nilai Rata-rata / 5. Jumlah Penilai :

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *